Konsep Dasar Bisnis Multi Level Marketing
Multi Level Marketing Adalah
KONSEP DASAR BISNIS MLM
MLM/Network Marketing adalah sebuah bisnis dengan sistem efisiensi pada jalur distribusi dan promosi. Keuntungan dari pemangkasan jalur distribusi dan promosi akan menjadi keuntungan bagi perusahaan MLM dan bagi member yang melakukan aktivitas bisnis jaringan yang mengkonsumsi produk sekaligus mendistribusikan dan mempromosikan produk tersebut. Keuntungan bagi member dibagikan oleh perusahaan MLM dalam bentuk bonus sesuai sistem yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Meskipun bisnis MLM termasuk bagian dari direct selling, sebenarnya industri MLM dapat dikatakan berdiri sendiri karena adanya beberapa perbedaan mendasar antara bisnis retail dengan bisnis MLM, baik dalam arti cara pemasaran maupun sistem distribusi produk serta pembagian keuntungan. Berikut perbedaan komponen harga produk pada bisnis retail (konvensional) dengan bisnis MLM.
![]() |
| Multi Level Marketing di Indonesia |
Dari kedua gambar di atas dapat diambil beberapa kesimpulan perbedaan bisnis retail dengan bisnis MLM:
- Distribusi dan promosi produk pada bisnis retail akan digantikan oleh perusahaan MLM dan member pada bisnis MLM.
- Harga produk sampai ke tangan konsumen pada bisnis retail dan pada bisnis MLM haruslah sama.
- Perusahaan MLM tidak harus memiliki pabrik.
- Biaya promosi dan biaya distribusi pada bisnis retail akan menjadi keuntungan perusahaan MLM dan bonus-bonus member.
- Besar kecilnya bonus-bonus member diatur oleh perusahaan MLM di rencana pengembangan usaha (marketing plan).
- Perusahaan MLM berfungsi sebagai regulator dengan tugas:
- Menyiapkan semua sitem perijinan, administrasi, perkantoran, serta menyiapkan produk yang akan dikonsumsi dan dipasarkan oleh member
- Merancang rencana pengembangan usaha yang akan mengatur syarat-syarat keanggotaan member, cara membangun sistem jaringan bagi member, syarat-syarat pembayaran bonus-bonus member, tenggang waktu pembayaran bonus member, dan perhitungan bonus-bonus
- Konsumen produk-produk perusahaan MLM, dimana member akan memperoleh diskon harga produk
- Mempromosikan produk-produk perusahaan MLM dengan mengajak orang lain untuk ikut mengkonsumsi produk, dimana member akan memperoleh bonus sponsoring .
- Mengajarkan orang lain bagaimana cara melakukan promosi dan distribusi produk MLM, member akan memperoleh bonus perkembangan jaringan
HATI-HATI!
Saat ini sangat banyak perusahaan yang berkedok perusahaan MLM yang memanfaatkan sistem pemasaran jaringan tetapi tidak memiliki produk untuk dipasarkan atau produk harganya jauh lebih mahal daripada harga retail/pasaran. Jadi polanya adalah perusahaan hanya menawarkan bonus-bonus jika berhasil mengajak orang lain untuk masuk ke dalam sistem bisnisnya. Perusahaan seperti itu disebut dengan perusahaan MONEY GAME. Alasan umum yang dikatakan adalah uang yang dikeluarkan untuk membeli personal franchise atau hak bisnis. Mestinya harus jelas berapa nilah uang sebagai keanggotaan dan berapa nilai uang yang ditukar dengan produk. Perusahaan seperti ini biasanya tidak memiliki ijin usaha dan pemiliknya akan kabur membawa sejumlah keuntungan ketika perusahaan tidak mampu lagi membayar bonus-bonus bagi membernya. Umumnya, perusahaan money game akan tutup dengan sendirinya setelah setahun atau dua tahun berjalan.
Ciri-ciri perusahaan money game:
- Member membayar sejumlah uang tanpa memperoleh produk, perusahaan hanya menawarkan bonus jika mengajak orang lain.
- Perusahaan menjual produk kepada member dengan harga jauh lebih mahal dari harga pasar.
- Menawarkan sistem investasi dengan bunga yang tidak realistis.
Ciri-ciri Perusahaan MLM yang baik dan benar
- Memiliki surat izin SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung). Jangan pernah bergabung di sebuah perusahaan yang tidak memiliki SIUPL karena ketika terjadi apa-apa dengan perusahaan tidak akan ada pertanggung jawaban dari pihak pemerintah (tanpa surat ijin, berarti ILEGAL).
- Perusahaan telah memiliki ijin produk. Jika produk yang didistribusikan adalah produk kesehatan, maka mutlak harus memiliki ijin dari BPOM RI sebagai jaminan dari pemerintah RI bahwa produk tersebut aman untuk dikonsumsi oleh manusia. Jangan bergabung di perusahaan yang menjual produk tanpa ijin karena tidak ada pertanggung jawaban bahwa produk tersebut aman untuk dikonsumsi.
- Perusahaan MLM menjual produk dengan harga yang realistis.
Ketika tiga syarat tersebut telah dipenuhi, maka bisnis multi level marketing tersebut legal dan merupakan perusahaan yang baik dan benar. Namun, kelayakan bisnis tersebut untuk dikerjakan dan dijadikan sumber penghasilan utama tetap tergantung kepada sistem pembagian omzet dan bonus yang ditetapkan perusahaan. Bisa jadi sebuah perusahaan MLM dianggap baik dan benar namun pada kenyataannya sangat tidak layak untuk dikerjakan. Karena pada kenyataannya, seperti bisnis pada umumnya, lebih banyak yang gagal di bisnis MLM daripada yang berhasil.
Selanjutnya,
Penyebab gagal di bisnis multilevel marketing.
Selanjutnya,
Penyebab gagal di bisnis multilevel marketing.
