Rabu, 28 Oktober 2015

Multi Level Marketing di Indonesia

Multi Level Marketing di Indonesia

KENAPA BISA GAGAL DI BISNIS MLM?


Ketika mendengar kata-kata MLM dewasa ini akan banyak cerita kegagalan yang menyertainya. Kenapa bisa gagal? tentu ada alasannnya, karena seharusnya konsep bisnis MLM sebagai optimasi jalur distribusi dan promosi akan menghasilkan banyak cerita keberhasilan dan keuntungan yang luar biasa. Adapun penyebab kegagalan pelaku bisnis MLM adalah sebagai berikut:

Faktor Internal


Penyebab pertama adalah sikap dan karakter pelaku bisnis MLM itu sendiri, memiliki sikap yang salah tentu tidak akan membuahkan kesuksesan dimanapun kita berada. Pemalas, Tidak bertanggung jawab, Tidak jujur, kasar, tidak mau dipimpin, mau enak sendiri, merasa pintar, mau menang sendiri adalah sedikit dari sekian banyak sifat negatif yang mungkin dimiliki oleh pelaku bisnis MLM. Padahal sejatinya bisnis ini intinya adalah hubungan langsung antara orang dengan orang, sehingga mereka yang memiliki sifat dan akhlak yang kurang baik atau mereka yang ingin hasil tanpa harus bekerja, sudah dipastikan akan GAGAL di bisnis MLM.

Faktor Eksternal


Di sisi lain, terkadang ada member yang sudah melakukan seluruh tugas dan tanggung jawabnya sebagai distributor MLM, serta sudah memiliki karakter yang baik, tapi tidak kunjung sukses di bisnisnya malah kehidupannya jauh lebih buruk dibandingkan sebelum bergabung di bisnis MLM.
Adapun faktor-faktor kegagalan eksternal  adalah sebagai berikut:
1. Janji dan iming-iming kemewahan pada tahap awal mejadi member.
2. Perusahaan MLM menciptakan marketing plan yang berpihak kepada pengusaha MLM, dimana member menjadi objek perusahaan.
3. Bergabung menjadi member perusahaan money game.
4. Mengikuti petualang MLM

Empat poin di atas adalah penyebab utama kenapa kebanyakan pelaku bisnis MLM yang sudah komitmen, habis-habisan, dan berjuang di bisnisnya dengan maksimal tetap gagal. Karena walaupun multilevel marketing yang mereka ikuti legal, ternyata sistemnya memiliki banyak jebakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar